Ihram adalah rukun pertama umroh yang wajib dilakukan sebelum memasuki Makkah. Berikut panduan lengkap ihram untuk Anda yang pertama kali:
Apa Itu Ihram?
Ihram secara bahasa berarti "mengharamkan". Dalam konteks umroh, ihram adalah niat untuk memulai ibadah umroh yang disertai dengan memakai pakaian ihram dan menjauhi larangan-larangan ihram.
Pakaian Ihram
Pria: Dua helai kain putih tanpa jahitan. Satu dililitkan di badan (izar) dan satu disampirkan di bahu (rida). Tidak boleh memakai pakaian biasa, topi, atau sandal tertutup.
Wanita: Boleh memakai pakaian biasa yang menutup aurat, bersih, dan tidak mencolok. Tidak boleh memakai niqab (penutup wajah) dan sarung tangan, tapi wajib menutup kepala.
Miqat — Tempat Memulai Ihram
Miqat adalah batas tempat di mana jamaah harus sudah berihram. Untuk jamaah dari Indonesia yang terbang ke Madinah dulu, miqat-nya di Bir Ali (Dzulhulaifah), sekitar 12 km dari Masjid Nabawi. Jika langsung ke Jeddah, biasanya ihram dilakukan di pesawat saat melewati miqat.
Tata Cara Ihram
1. Mandi sunnah (mandi ihram)
2. Memakai pakaian ihram
3. Shalat sunnah 2 rakaat
4. Berniat umroh: "Labbaika Allahumma 'Umratan" (Ya Allah, aku sambut panggilan-Mu untuk umroh)
5. Membaca talbiyah: "Labbaika Allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak."
Larangan Saat Ihram
Setelah berniat ihram, ada beberapa hal yang dilarang: memotong kuku, mencukur atau mencabut rambut, memakai wewangian, berburu, dan hubungan suami-istri. Pelanggaran larangan ihram bisa dikenai dam (denda).